Senin, 01 April 2013

Mengolah daging babi dengan sehat


 Raw fresh Pork



 Daging merah seperti daging babi merupakan salah satu menu sumber protein yang sehat. Dalam setiap 100 gr daging babi mentah terkandung 18-32 gr protein (variatif, tergantung jenis bagian-bagian tubuhnya). Kadar proteinnya menandingi kandungan protein di setiap 100 gr sapi yaitu 36 gr. Namun, perlu diingat juga, tingkat kolesterol yang tinggi pada daging merah (khusunya daging babi), jadi jangan berlebihan mengkonsumsinya. 

Meski demikian,dalam 3 oz (28gr) sirloin roast pork (daging bagian punggung) hanya terkandung 3 gram lemak (66mg kolesterol) dan 116 kalori serta 23 gram protein sementara dalam sirloin roast sapi terkandung 19 gr protein. Kandungan lemak yang rendah ini membuat daging babi menjadi salah satu menu sumber protein yang sehat.  Selain itu, cara pengolahannya juga mempengaruhi kandungan lemak didalamnya. Agar tidak menambah kandungan lemak dan kalori pada olahan daging, jangan tambahkan minyak saat memasak.

Tips mengolah daging babi yang sehat
  1. Trim/pemangkasan
    Untuk daging babi yang sehat dan rendah lemak, buang semua serat lemak pada daging sebelum memasak. Gunakan pisau yang tajam,dan tarik ujung serat nya untuk menciptakan tegangangan dan memudahkan pengirisan. Jika daging telah bebas dari lemak, masak atau simpan dikulkas untuk diolah kemudian.

  1. Marinade/perendaman.
    Rendam daging sebelum dimasak agar lebih empuk dan juicy.  Jika air rendaman asam, serat daging akan rusak dan mengakibatkan kemampuan daging menyerap dan menahan air meningkat sehingga daging lebih lembab dan lembut nantinya. Agar lebih sehat, buat larutan rendamanmu sendiri yang bebas gula, minyak dan pengawet. Campurkan bumbu-bumbu seperti kecap,air lemon, cuka, dan zat asam lainnya. Lada hitam, cuka anggur merah, serbuk rosemary, bawang putih, jeruk lemon, dan campuran lainnya juga enak ditambahkan pada daging. Kreasikan saja. Rendam daging dalam plastik yang terkunci rapat. Lalu simpan di kulkas. Daging dapat direndam sampai lima hari. Semakin lama direndam,semakin kuat rasa bumbunya. Namun, hati-hati menjaga sterilitasnya , jangan sampai dagingnya busuk (Menurutku daging babi yang dijual di pasar tradisional kurang terjaga kebersihannya karena terpapar udara luar. Jadi, jangan terlalu lama merendamnya). Setelah direndam, daging dikeluarkan untuk diolah. Air rendamannya dapat dibuang atau diolah kembali menjadi saus pelengkap daging.
    http://healthyeating.sfgate.com/cook-healthy-pork-tenderloin-chops-3198.html

  1. Masak
    Daging yang telah direndam tadi dapat di grilling/broiling (dipanggang diatas kisi-kisi/lempengan besi), pan-searing (dipanggang di panci), braising, steaming, baking. Tentunya semuanya bebas minyak sehingga lebih sehat. Agar daging tidak lengket di panci, letakkan daging pada panci yang dingin lalu masak, selain itu hal tersebut juga membantu memanaskan cairan pada daging hingga terbentuk karamel. Jika ingin lebih sehat lagi, masukkan daging dalam kertas kalkir (parchment paper), sehingga betul-betul bebas minyak, sebelum dipanggang diatas panci atau dikukus. Panggang daging hingga kecoklatan(kecuali daging yang dikukus).

  1. Suhu memasak
    Agar sehat, masak daging hingga matang. Daging harus dimasak hingga bagian dalamnya mencapai suhu 145* Fahrenheit (62,77*celcius). Kalau daging babinya dari babi yang hidup liar/bebas bukan dikandang dengan makanan yang lebih variatif, suhu memasaknya harus lebih tinggi lagi, masak hingga bagian dalam daging bersuhu 160*fahrenheit (71.111celcius). Daging sisa dapat disimpan di kulkas selama 2 hari. Bisa juga dibekukan tetapi kualitasnya akan menurun dalam 4 bulan.
Selamat memasak..

cuap-cuap:
 Daging merah memiliki kualitas protein yang baik dan beragam dengan nutrisi yang tinggi dibandingkan daging ayam. Namun, karena tingkat kolesterol yang tinggi jangan berlebihan mengkonsumsinya.

Telur juga memiliki tingkat kolesterol yang tinggi (160 mg/telur). Jadi, gak sehat dikonsumsi berlebih, maksimal 2 telur/hari. Batas konsumsi kolesterol 200mg-250mg perhari.

 Ikan sangat sehat, tapi tergantung pengolahannya juga.

 Daging ayam tergolong  rendah kolesterol dan tinggi protein dibandingkan daging merah, namun kualitas protein dan nutrisinya lebih rendah dari daging merah.

Kolesterol dibutuhkan dalam pembentukan hormon, vitamin D, melindungi sel dan dibutuhkan dalam pencernaan. Namun, tingkat kolesterol yang tinggi dapat menyebabkan gagal jantung. Darah yang begitu kental dan lengket juga dapa menyebabkan tekanan darah tinggi dan stroke. Selain itu, hati juga memproduksi kolesterol sehingga kita hanya membutuhkan sedikit saja tambahan kolesterol dari makanan.

Jadi kalau kamu pecinta daging merah,  jangan lupa untuk mengkonsumsi cukup sayur dan buah. alpukat, kiwi dan buah 2 lainnya sangat bagus dikonsumsi sebagai counter attack kolesterol.
kandungan kolesterol pada setiap 3 oz daging (28 gr):

Daging babi
50mg-105mg
Daging sapi
90 mg
Salmon
42 mg
Ayam
72 mg

baca juga:
http://www.healthaliciousness.com/articles/foods-highest-in-protein.php


Tidak ada komentar:

Posting Komentar